Jumat, 06 Juni 2014

Tribulus Terrestris: Selamat Tinggal Impotensi

Anda pasti sudah mengenal berbagai macam makanan afrodisiak, makanan yang bisa meningkatkan gairah seksual. Makanan ini biasanya dikonsumsi para pria yang ingin memiliki kehidupan seksual lebih baik dan terbebas dari gangguan kesehatan yang berhubungan dengan organ seksual.

Tribulus Terrestris: Selamat Tinggal Impotensi
Salah satu makanan afrodisiak yang paling dikenal adalah Tribulus Terrestris. Tribulus Terrestris adalah tanaman berbunga dalam keluarga zygophyllaceae, berasal dari daerah beriklim hangat dan tropis Old World di Eropa selatan, Asia selatan, seluruh Afrika, dan Australia.
Tanaman ini dapat berkembang bahkan di iklim gurun dan tanah yang tandus. Seperti banyak spesies kurus, tanaman ini memiliki banyak nama-nama umum, termasuk puncturevine, caltrop, cathead, anggur kuning, goathead, gokharu Burra dan bindii.
Ciri dari tumbuhan ini memiliki tekstur yang keras dan berduri tajam. Bila sudah tua buahnya berwarna coklat muda, bulat, berdiameter 1 cm.
Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina, Tribulus terrestris dikenal dengan nama ‘bai ji li’, sedangkan di India tanaman ini dinamakan ‘gokshura’
manfaat tribulus terrestris Tribulus Terrestris: Selamat Tinggal ImpotensiTribulus Terrestris: Selamat Tinggal Impotensi
Di Eropa, tanaman yang juga dikenal dengan nama ‘Puncture Vine‘ atau Caltrop ini telah digunakan sebagai herbal stimulan untuk meningkatkan libido (kemampuan seksual) pria dan wanita sejak berabad-abad lamanya. Selain itu, tanaman ini juga digunakan dalam pengobatan penyakit hati (lever), ginjal, serta penyakit saluran pencernaan.
Lily M. Perry, melalui bukunya yang berjudul ‘Medicinal Plants of East and Southeast Asia‘, mengatakan tibulus dapat digunakan sebagai astringen, aprodisiaka, diuretika, tonika, serta hemostatika.
Sementara G.S. Stuart MD, penulis buku ‘Chinese Materia Medica Vegetable Kingdom‘, menyebutkan tanaman ini dapat digunakan sebagai penambah sperma pria serta untuk gangguan ginjal.

Merangsang Pembentukan Hormon Testosteron

Sebuah studi di Inggris menemukan bahwa pemberian ekstrak Tribulus terrestris dapat menghasilkan statistik peningkatan yang signifikan pada hormon testosteron, dihidrotestosteron dan dehydroepiandrosterone, dan menghasilkan efek sugestif kegiatan afrodisiak.
Tribulus terrestris bekerja dengan cara meningkatkan kadar LH (Luteinizing Hormon) yang secara otomatis juga meningkatkan kadar hormon testosteron dalam darah 30%-50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 5-10 mg/kg berat badan extract tribulus mampu meningkatkan perilaku dan kemampuan seksual.
Percobaan pada 25 pria yang menderita impotensi dilakukan dengan memberikan suplemen yang mengandung ekstraki tribulus 3 kali sehari selama 2 minggu. Hasilnya, 50% mengalami peningkatan libido dan 60% terjadi peningkatan ereksi serta durasi seksual yang lebih lama tanpa efek samping yang merugikan.
Singkatnya, tribulus terrestris dapat meningkatkan aktivitas ereksi yang lebih baik pada pria sekaligus meningkatkan gairah seksual baik pada pria maupun wanita.

Beragam Manfaat Tribulus Terrestris

Berbeda tempat, berbeda pula penggunaan tribulus terrestris pada masyarakat dunia. Masyarakat Yunani menggunakan Tribulus Terrestris sebagai diuretik dan peningkat mood. Masyarakat Indian telah menggunakannya sebagai diuretik, antiseptic, serta anti peradangan.
Masyarakat Cina menggunakanya untuk penyembuhan berbagai penyakit liver, ginjal, dan pernapasan. Masyarakat Bulgaria menggunakannya sebagai peningkat gairah seks dan meningkatkan kesuburan.
Beberapa tahun terakhir, masyarakat dan atlit Eropa Timur menggunakannya sebagai penambah tenaga.Di Turki, Tribulus Terrestris juga direkomendasikan untuk mengendalikan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol tubuh. Di Eropa pada umumnya digunakan untuk penderita sering pusing, konstipasi, dan disfungsi ereksi.
Kini tribulus terrestris telah hadir dalam bentuk suplemen kesehatan sehingga Anda tidak perlu mencari tanaman ini untuk diolah. Tribulus sangat aman dikonsumsi oleh siapa saja karena berasal dari bahan alami. Dosis yang dianjurkan biasanya berkisar antara 750 mg sampai 2000 mg per hari, tergantung dari berat badan.
Komponen aktif dari tribulus adalah furostanol saponins, maka carilah suplemen tribulus yang mengandung setidaknya 40% komponen ini. (dan)
Tribulus Terrestris di Duniafitnes Store –> Bulgarian Tribulus

Kamis, 05 Juni 2014

Bondan Prakoso: Kalau Kita Merusak Alam, Akan Ada Pembalasan



Bondan Prakoso: Kalau Kita Merusak Alam, Akan Ada Pembalasan

Sumber:
http://entertainment.kompas.com/read/2014/06/06/1146125/Bondan.Prakoso.Kalau.Kita.Merusak.Alam.Akan.Ada.Pembalasan?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pemain bas yang juga vokalis sekaligus pencipta lagu Bondan Prakoso (30) mengaku bahwa dirinya merupakan orang yang amat pemilih dalam bermusik. Namun, ketika ditawari menyanyikan "Untuk Selamanya", yang merupakan lagu tema film Para Pemburu Gajah, mantan penyanyi cilik ini langsung bersedia. Ia bersikap begitu karena lagu yang dicipta oleh Amir Gita Pradana itu bukan lagu dengan lirik "galau".

"Gue bawain lagu Amir Gita Pradana, gue pure nyanyi saja. Gue orang yang sangat pemilih banget. Pas lagu ini sampai ke meja gue, wah ini lagunya bagus banget, it's a beautiful song, visinya juga sama dengan gue, bukan lagu galau. Gue enggak keberatan hanya nyanyi di lagu ini," ujar Bondan dalam jumpa pers film Para Pemburu Gajah, di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2014).

"'Untuk Selamanya' liriknya tentang mencintai alam ciptaan Tuhan, tentang gajah, yang ciptaan Tuhan. Ini satu visi sama aku. Pada prinsipnya, alam akan mengembalikan ke kita. Kalau kita memberikan yang baik untuk alam, alam akan mengembalikannya ke kita. Kalau kita merusaknya, akan ada pembalasan," papar Bondan.

"Filmnya juga untuk segala usia. Setidaknya, pesan dari orang-orang hebat ini bisa sampai dengan bahasa saya lewat nyanyian," lanjut Bondan.

Film Para Pemburu Gajah, yang disutradarai oleh Hermawan Rianto dan diproduksi oleh Falcon Pictures itu dibintangi oleh Yama Carlos, Valerie Thomas, Kesha Ratuliu, Endi, Aikal, Gusti, Julian Kunto, Marsya Sitakara Adiyuta, dan Shara Virrisya. Shooting film tersebut dilakukan di Way Kambas (Lampung) dan Jabodetabek. Film itu akan diputar di gedung-gedung bioskop dalam negeri mulai 26 Juni 2014.

Tubuh Makin Lemas Setelah Bangun Tidur? Ketahui 6 Sebabnya

Jumat, 06/06/2014 07:33 WIB

Tubuh Makin Lemas Setelah Bangun Tidur? Ketahui 6 Sebabnya

Hestianingsih - wolipop

Sumber:
http://wolipop.detik.com/read/2014/06/06/073356/2601425/1135/tubuh-makin-lemas-setelah-bangun-tidur-ketahui-6-sebabnya?991104topnews


Jakarta - Bangun tidur, tubuh justru merasa lemas dan lelah? Mungkin sebagian besar dari Anda pernah atau bahkan sering mengalaminya. Waktu istirahat seharusnya membut tubuh merasa segar dan bersemangat ketika bangun di pagi harinya. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Mata terasa berat, tubuh pegal-pegal atau segera ingin beranjak tidur lagi.

Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan yang Anda lakukan selama beraktivitas di siang hari atau menjelang tidur. Apa saja kebiasaan yang membuat tubuh lemas dan lunglai di pagi hari?

1. Malas Olahraga
Olahraga membantu tidur lebih nyenyak dan tubuh terasa lebih segar saat bangun di keesokan paginya. Olahraga juga bisa meredakan stres dan membangkitkan mood positif Anda, dan menghasilkan tidur yang lelap dan tenang. Jenis olahraga yang cocok untuk meningkatkan kualitas tidur diantaranya yoga, stretching atau olahraga yang meningkatkan detak jantung.

2. Memainkan Smartphone Sampai Larut Malam
Banyak orang sulit meninggalkan smartphone-nya untuk berselancar di dunia social media seperti Twitter, Path, Instagram atau Facebook. Mengecek status teman, update status dan melihat postingan gambar seringkali membuat lupa diri dan akhirnya Anda baru bisa tidur saat dini hari. Kebiasaan ini tentu saja tidak baik dan menurunkan kualitas tidur. Sebelum tidur, sebaiknya jauhkan ponsel, TV, laptop aatau gadget lainnya agar waktu tidur Anda tidak terganggu. Sebaiknya bacalah buku, mandi air hangat dan lakukan peregangan sebelum tidur agar bisa terlelap.

3. Kurang Sinar Matahari
Jangan menggunakan tirai dari bahan yang mem-block sinar matahari ke kamar Anda. Jika ruangan terlalu gelap, ritme sirkadian Anda akan sulit membedakan antara siang dan malam sehingga tubuh lebih sulit terbangun dari tidur di pagi hari. Pastikan kamar tidur Anda mendapat cukup sinar matahari yang masuk lewat jendela sehingga memberi sinyal pada otak untuk memberitahu bahwa ini saatnya untuk bangun.

4. Makan Junk Food Sebelum Tidur
Daging olahan seperti sosis, smoked beef, burger, ham dan salami akan menghasilkan gas di lambung yang membuat perut tidak nyaman, sehingga Anda sering bersendawa atau buang gas semalaman. Kondisi ini tentu saja menyulitkan Anda untuk tidur nyenyak sehingga di pagi harinya tubuh merasa lelah. Selain daging, hindari juga makanan pedas, buah yang rasanya asam, saus tomat, bawang bombay dan makanan lain yang mengganggu sistem pencernaan.

5. Minum Kopi Bercangkir-cangkir
Kafein tidak hanya memicu mata untuk tetap terjaga, tapi juga menyebabkan heartburn atau jantung yang seolah panas terbakar. Biasakan tidak minum minuman berkafein seperti kopi, teh atau minuman energi di sore hari agar tidur Anda tak terganggu di malam harinya.

6. Membawa 'Masalah' ke Tempat Tidur
Sebelum tidur, buang semua pikiran tentang masalah pekerjaan, pertengkaran dengan kekasih/suami atau rencana liburan Anda sebulan ke depan. Jika banyak memikirkan segala hal, Anda tidak akan bisa tidur. Begitu tertidur, waktu sudah menjelang pagi dan Anda harus segera bangun lagi untuk bekerja. Hal ini tentu saja akan membuat Anda lemas dan tak bersemangat di pagi harinya.


(hst/hst)