Evaluasi Pola Makan Anda dengan 4 Pertanyaan Ini
http://health.kompas.com/read/2014/05/23/1249475/Evaluasi.Pola.Makan.Anda.dengan.4.Pertanyaan.Ini?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=KknwpKOMPAS.com - Kesehatan dan kondisi tubuh kita merupakan hasil dari apa yang kita makan setiap harinya. Jika kita merasa berat badan gampang naik, sering mengalami gangguan pencernaan, atau pun emosi tidak stabil, mungkin ini saatnya untuk mengevaluasi lagi kualitas dan kuantitas asupan nutrisi yang masuk.
Untuk mengetahui apakah kebiasaan makan yang kita lakukan sudah
tepat atau belum, Karen Ann Kennedy, pelatih kesehatan tersertifikasi
sekaligus presiden dan CEO di The Caring Coaching Center, LLC The Caring
Coaching Center, memberikan empat pertanyaan kunci berikut:
1. Apa yang saya makan?
Ini bukan pertanyaan asal, meskipun kebanyakan orang yang merasa
makan sehat berarti makan lebih sedikit. Menurut Kennedy, saat tidak
mengetahui apa yang ada di dalam makanan yang dimakan, makan dalam porsi
lebih sedikit pun tetap memberikan dampak yang tidak diinginkan.
"Inilah pentingnya untuk selalu mengecek label dari makanan yang
beli. Lebih baik lagi, untuk tidak membeli makanan kemasan atau hanya
membeli makanan dengan daftar isi lima bahan saja atau kurang," kata
dia.
2. Darimana makanan berasal?
Apakah makanan berasal dari petani yang mengurus dengan baik
tanamannya atau dari pabrik yang telah mencampurkan makanan dengan bahan
kimia untuk memperlama daya tahannya? Makanan yang lebih alami tentu
lebih sehat daripada yang sudah ditambahkan bahan kimia. Karena itu,
cobalah untuk membeli makanan yang lebih alami.
3. Kenapa saya makan?
Ini adalah pertanyaan besar yang berarti menanyakan alasan utama
Anda mengasup suatu makanan. Apakah memang karena lapar dan butuh atau
hanya ingin? Apakah Anda makan karena bosan, kesepian, sedih atau marah?
Apakah makan untuk mengganti tenaga yang hilang karena olahraga?
Dengan mengetahui alasan makan, maka Anda akan lebih mudah
mengidentifikasi makan emosional yang buruk bagi kesehatan. Saat
keinginan makan meski tidak lapar itu datang, cobalah alihkan perhatian
ke kegiatan-kegiatan lain seperti berjalan-jalan.
4. Apa yang dirasakan setelah makan?
Sebelum makan, maka cobalah untuk menanyakan apa yang akan
dirasakan setelah makan, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara
mental. Jika Anda merasa bersalah, sedih, terganggu, bahkan marah, atau
mungkin akan merasa kembung atau pusing, maka kemungkinan keinginan Anda
untuk makan hanya karena emosi.
Kennedy mengatakan, untuk menambah keterampilan Anda mengetahui
rasa yang akan rasakan setelah makan, maka Anda harus lebih banyak
berlatih. Misalnya dengan mencatat yang Anda rasakan setelah makan suatu
makanan. Dengan begitu, Anda jadi selalu mengingat jika terjadi masalah
setelah makan, misalnya terjadi reaksi alergi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar