VLOG
Dengan Kekurangannya, 5 Orang Ini Jadi Tokoh Inspirasional
Saat ini dia menjadi seorang pembicara inspirasional.
Jum'at, 21 Agustus 2015 | 11:53 WIB
Nick Vijicic, seorang tokoh inspirasional yang hidup tanpa lengan dan kaki (http://herbeat.com)
VIVA.co.id - Sebagai manusia terkadang kita cenderung lupa untuk selalu mensyukuri, apa yang kita telah kita miliki. Bahkan, bila kita mengalami suatu kegagalan seringkali kita menganggap kalau hidup kita begitu sial dan penuh dengan kekurangan.
Tetapi lihatlah kelima orang berikut ini, mereka adalah orang-orang yang mampu meraih kebahagiaan dengan kekurangan yang mereka miliki. Tentu saja orang-orang ini merupakan tokoh inspirasional yang perlu dijadikan contoh, dan memberikan semangat kepada kebanyakan orang agar tidak mudah menyerah dan selalu berusaha menjadi yang terbaik.
1. Nick Vujicic
Mungkin tidak banyak orang yang mengenal dirinya, tetapi Vijicic merupakan salah satu orang yang dapat menginspirasi orang lain untuk tetap bersyukur dengan apapun kondisi yang kita hadapi. Terlahir dengan keadaan tanpa lengan dan kaki, Vijicic banyak dijadikan contoh karena tetap mampu hidup dengan bahagia.
Saat ini dia menjadi seorang pembicara inspirasional, karena dia berhasil menjalankan hidupnya dengan bahagia walaupun dengan kekurangan yang dia miliki. Tanpa kaki dan lengan, tetapi lelaki ini tetap mampu melakukan berbagai aktivitas seperti orang normal lainnya seperti berenang, berselancar, bermain sepak bola dan golf, bahkan dia mampu menyelesaikan sekolah dan lulus dari universitas tanpa merasa malu dan rendah diri.
2. Liz Murray
Tidak banyak orang yang berhasil masuk untuk bersekolah di universitas yang sangat terkenal ini, Harvard University. Selain membutuhkan biaya yang besar, sekolah ini pun menuntut para mahasiswanya untuk memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Liz Murray, bukanlah seperti mahasiswa Harvard kebanyakan karena dia dilahirkan ditengah lingkungan yang sangat keras.
Kedua orang tuanya adalah pecandu narkotika dan mengidap penyakit AIDS, bahkan setelah ibunya meninggal pada saat usianya 15 tahun dia sudah menjadi tuna wisma. Tanpa putus asa, dia tetap bersekolah, kemudian masuk ke Humanities Preparatory Academy, setelah berhasil lulus dengan nilai yang sangat baik dia berhasil mendapatkan beasiswa penuh dari New York Times, untuk bersekolah di fakultas Psikologi Harvard University.
3. Ben Underwood
Kemampuan yang dimiliki oleh Ben memang sangat luar biasa. Terlahir dalam keadaan buta, tetapi sejak usia 14 tahun Ben sudah dapat mahir bermain skateboard, sepeda, bahkan sepak bola. Ben mampu menguasai kemampuan mendeteksi sesuatu tanpa penglihatan tetapi menggunakan suara dan pendengaran.
Bahkan, dia mampu membedakan antara mobil dengan truk, dan dapat menemukan jalan pulang menuju kerumahnya walaupun berada di satu tempat yang baru dia kunjungi.
4. Sean Swarner
Swarner dikenal sebagai orang yang selalu bersemangat dalam berjuang melawan kanker. Terdeteksi mengidap penyakit kanker, Swarner tetap berhasil meraih impiannya dalam mendaki "7 Summits", tujuh puncak gunung tertinggi di dunia. Bahkan, dia tetap mampu mendaki menaklukkan puncak Everest disaat paru-parunya sudah tidak dapat bekerja dengan baik karena kanker yang dideritanya.
5. Patrick Henry Hughes
Mungkin sebagian besar orang sudah mengetahui musisi-musisi sukses yang memiliki kekurangan seperti Stevie Wonder dan Ray Charles. Hampir sama dengan mereka, Patrick Henry Hughes pun adalah seorang musisi hebat yang memiliki kekurangan, tetapi bukan hanya buta, Hughes terlahir tanpa mata dan lengan yang tumbuh tidak sempurna. Itu artinya, selain tidak dapat melihat, pria ini juga tidak dapat berjalan atau bergerak dengan normal.
Tidak putus asa dengan kekurangan yang dimilikinya, Hughes berhasil menjadi seorang musisi hebat yang mahir memainkan piano dan terompet. Dia telah meraih berbagai penghargaan dari penampilannya saat bermain piano, terompet, dan bernyanyi. Bahkan, saat ini Hughes berhasil menjadi anggota dari Louisville School of Music Marching Band walaupun dengan memainkan alat musik dari atas kursi rodanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar