Rabu, 14 Mei 2025

BELAJAR DARI SEPAK BOLA SPANYOL DAN PORTUGAL

 BELAJAR DARI SEPAK BOLA SPANYOL  DAN PORTUGAL

https://www.youtube.com/watch?v=59SWbQ_oAws


Pelatih Spanyol saat itu  mengubah mental pemain  Spanyol, yang  hinggal saat itu memiliki identitas raja kualifikasi tutnamen, tetapi melempem atau gagal bersinar di turnamen  besar.  Msalah utamanya adalah mereka tidak memiliki  filosofi  dan identitas  permainan yang jelas.  Atas dasar itu  Louis Aragones   perlahan membangun identitas dan  fisosofi separbola spyalol melalui permainan tiki taka dan kerja sama yang solid sebagai tim.  Jika sebelumnya  Spanyol memliki mentalitas yang  rapuh yakni ego yang tinggi antara pemain, maka ketika Aragones masuk,  dia  berusaha meyakinkan pemain  agar  tampil sebagai  team yang solid, kokoh dan saling mempercayai.  Berbekar perubahan mental ini mereka  bisa menjadi Juara Euro berturut- turut (back to back), 2008 dan 2010, serta Piala Dinia 2012.  Ketika Aragones pensiun, Vincente de Bos menggantikannya. De Bosque meneruskan filosofi Tiki Taka dan kekompakan team. Mereka pada akhirnya  bisa memenangkan  Euro 2010 dan Piala Dunia 2012. 


Mental mereka; yakni  bekerja sama dan permainan tiki taka  itu yang  membuat mereka bisa menjadi  tema  juara di turnamen  besar, meninggalkan identitas nama sebagai  team jago kualifikasi. 


JPS, 14 Mei 2025. 

https://www.youtube.com/watch?v=UJGD5nqMxII


Christiano Ronaldo  berhasil mengantar Portugal menjuarai EUFA National League pada Senin, 9 Juni 2025 di Munich, Jerman.  Di partai final, Portugal berhadapan  dengan Spanyol.  Christiano Ronaldo memimpin teman-temannya mengalahkan Spanyol.  Sebelumnya Portugal hanya menjadi tim medioker di   Eropa. Tetapi  begitu  Christiano Ronaldo bergabung, dia menjuarai beberapa turnamen  Eropa,  termasuk EUFA National League 2025. Christiano Ronaldo  mengubah mental dan cara berpikir timnas  Portugal  menjadi  tim yang  haus  akan  kejuaraan. 

JPS, 11 Juni 2025. 


. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar