MENTAL
- PEKERJAAN SESEORANG ADALAH CERMINAN DIRINYA
- Pekerjaan adalah cerminan dirimu. Jadi kalau kamu kerja setengah-setengah , itu bukan hanya performa jelek, tetapi itu mencerminkan siapa kamu sebagai pribadi.. Itu berat banget tetapi itulah yang membuat kamu tumbuh.
- Waktu adalah cermin. Cara kamu memperlakukannya sama dengan cara kamu memperlakukan hidup. Maka, jika di banyak empat, waktu adalah angka, tetapi bagi orang Jepang, waktu adalah etika. Sehingga orang Jepang datang tepat waktu, itu bukan sok rajin tetapi etika menghargai orang lain.
- Jujur: kalau belum selesai katakan belum selesai, kalau salah, mohon maaf, peka dan bertanggung jawab. Tidak ada drama dan tidak ada alasan. Harus cari solusi bila ada masalah.
Dari Toyota aku (Hilda Wijaya) belajar 3 filosofi ini:
1.pekerjaan seseorang adalah cermin dirinya. Dan aku merasa
secara pribadi itu lebih berat dari target apa pun.
Jadi kalau kamu kerjanya setengah-setengah, itu bukan cuma
performa jelek, tapi mencerminkan siapa kamu sebagai pribadi.
2. Di banyak tempat, waktu dianggap angka.
Di budaya Jepang, waktu dianggap etika.
mereka sangat menghargai waktu. Kalau meeting jam 9, itu
berarti kamu duduk jam 8.55. Bukan jalan ke ruang meeting jam 9.
Waktu adalah cermin, cara kamu memperlakukannya menunjukkan
cara kamu memperlakukan hidup.
3.Ngajarin aku tentang ownership.
Kalau kamu salah, kamu bilang salah.
Kalau kamu belum selesai, kamu bilang belum selesai.
Gak ada drama, gak ada banyak alasan/ngeles.
Cuma tanggung jawab, poin, dan solusi.
Budaya itu keras, tapi justru itu yang bikin aku berkembang.
Dan banyak orang gak tahu…
bahwa kerja di perusahaan Jepang itu sebenarnya bukan hanya
tentang kerja keras, tapi tentang belajar jadi manusia yang bertanggung jawab.
JPS, 12 Feb. 2026.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar